Broker Forex Banyak Curang, Master Banyak Tebar Ilmu Sesat, Klein Tetap Saja

 Berbagai indikator forex yang kita kenal seperti Moving Average,  MACD, ATR, RSI, Stochastick Oscilator, Bollinger Band dan lainnya hanya membuat klein larut dalam lautan bernama forex. Kurang yakin dengan statement diatas maka pelajari indikator apa yang digunakan George Soros yang anda kenal hidupnya dalam dunia tersebut.

Yang membedakan kita trader umum atau pemain kecil dari rakyat biasa dengan trader besar itu tidak lain adalah broker yang benar. Bukan broker negara abal-abal yang mencari laba dari klein yang beroperasi dengan iklan-iklan lebay itu.

Broker memberi bonus yang bonusnya juga sebagai alat pemancing atau menjebak klein pertanda broker pengeruk uang anda. Sebagai contoh broker Octafx menjebak klein dengan bonus deposit 50 persen, padahal bonus itu 100 persen bohong.  Karena bonusnya tidak bisa untuk menahan margin. 

Sementara bonus tersebut hanya untuk memperbanyak lot, tanpa anda sadari uang anda sudah menipis sementara dalam angka free margin anda masih beranggapan besar padahal sama sekali tidak membantu, karena bila uang deposit anda habis maka bonus itupun ditarik dan anda Margin Call.

Bukankah itu sebagai kebijakan jahat? Sungguh penipuan yang nyata menurut saya, istilahnya ditipu dalam terang.  Coba bayangkan kalau dalam terang ditipu sementara dalam gelap apalagi dimana anda tidak bisa menjangkau dalam hal server, dalam hal grafik dan angka. Berikutnya dalam keputusan broker langsung misalnya sprit. 

Anda beli diangka 5 hingga angka 20 nilai uang anda masih saja merah, sementara jika grafik kebalikan dari anda beli atau turun maka diangka 5 anda juga sudah merah alias minus.  Pertanyaannya kapan anda sebagai klein mendapat untung?

Saya menyampaikan hal ini juga ada fakta-fakta yang cukup jelas,  teman saya Gita salah seorang Manager Akun dulu di Forex Time tapi sekarang sudah tidak lagi disana karena dia juga tidak ingin dalam pembohongan klein yang lama. Semoga sekarang sudah dengan perusahaan broker yang membuat jiwanya tidak gelisah.

Menurut saya broker itulah yang menentukan keberadaan trading seseorang. Karena sesungguhnya trading yang benar itu tidak perlu Rumit-rumit. Broker tidak mengganggu server ketika kita sedang menang dan menormalkannya ketika klein sedang kalah. Demikian juga broker tidak mengurangi jumlah uang klein dalam kemenangan.  

Pasti sering anda dapat ketika anda melakukan buy dan pasar yang memang naik jumlah uang anda lama sekali naik, tapi begitu anda diposisi kalah maka jumlah uang yang menjadi merah membengkak luar biasa.

Masalah berikutnya adalah para master yang menjadi agen broker atau punya target menambah jumlah klein karena mereka akan mendapat imbalan sebagai fee reveral yang setimpal. Mereka menyiapkan panduan segala cara terutama sistem trading seakan mudah mendapatkan uang bukan main.

Lalu apa dan siapa yang menambah parah trading klein? Jawabnya tidak lain adalah para trader yang berubah profesi sebagai youtuber dan mereka mendapatkan sejumlah uang dari video tradingnya yang hanya mengkaji harga yang telah terjadi dalam grafik. 

Kemudian para calon mulai larut dalam indah dan mudahnya trading serta mudahnya mendapatkan uang yang banyak dengan bayangan lot yang besar. Lalu apa yang terjadi? Rasakan sendiri...

Lalu para trader yang menjadi youtuber ini sengaja memberi syarat kalau sell maka candles harus dibawah MA 13, tapi realita setelah satu candles tutup di timefrime 30 menit dibawah MA 13, candles tutup rupanya sudah menyentuh MA 50, wah jadi ragu untuk Sell. 

Tetapi karena youtube master mengajarkan begitu maka eksekusi tetap dilakukan. Sell satu lot dan apa yang terjadi pasar balik arah dan si trader tentu loss besar karena bertahan atas keyakinan sebagaimana video master dengan harapan pasar turun.

Mereka tidak mau tahu yang penting videonya ditonton banyak orang terutama Pemula dan peminat forex. Kalau mau belajar anda harus bayar dalam jumlah besar. 

Masternya dapat uang 15 juta si calon trader setelah loss 5 juta, ikut pelatihan bayar lagi 15 juta, setelah pelatihan trading lagi, masih loss juga. Calon trader dianjurkan masuk kelas advance bayar lagi, pendapatan master buanyak, dia gunakan sedikit dari uang itu untuk trading, kebetulan master ada beberapa akun yang menang bisa juga untuk tambah video bahkan live trading. Tapi lotnya 0,01 aja, paling gede 0.05 lah.    

Kenapa begitu? untuk apa lot besar sangat beresiko, tentu lebih nyaman uang mengajar calon trader daripada uang hasil trading yang beresiko tinggi. Begitulah realita dunia trading dan beramai-ramai para master buat video youtube karena bayarannya pasti ketika banyak followernya dan tanpa resiko seperti forex.

Jika uang di forex di dapat dengan mudah sebagaimana dijelaskan melalui videonya untuk apa para master itu sibuk membuat video dan rawan kena maki sama orang.  

Tapi lihatlah analisa rata-rata video mereka sebahagian besar menjelaskan harga yang sudah terbentuk. Sementara forex itu intinya bertaruh harga ke depan naik atau turun dan sejauhmana harga itu akan bergerak. 

Apakah mereka pernah mengajarkan hal ini di videonya, paling juga hanya menyampaikan teori gelombang elliot wave yang setelah naik akan turun dan naik lagi. Padahal secara realita pasar itu ketika naik dan turun kecenderungannya ada yang cukup lama. Jika menggunakan indikator maka indikator tersebut senantiasa berada dalam wilayah oversold atau overbough terus.

Oleh karena itulah maka naif jika begitu banyak orang yang berminat menjadi trader, sementara broker tidak merubah sikapnya dan membuat pasar forex abal-abal untuk mengambil untung dan merugikan klein. Demikian juga grafik yang naik turun tidak beraturan seperti buaya keparan yang siap menerkan apa saja. 

Hendaknya forex itu bisa dijelaskan secara pasti ketika orang telah menuntut ilmu dan bisa memperoleh pendapatan dari jual beli exchange tersebut. Tidak sebagaimana sekarang pasar forex seperti grafik liar sebagaimana game nya anak-anak SD.


Belum ada Komentar untuk "Broker Forex Banyak Curang, Master Banyak Tebar Ilmu Sesat, Klein Tetap Saja"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel