Pemerintah Terus Kaji Aturan Soal Robot Trading di Investasi PBK

  Keberadaan robot trading ataupun Expert Advisor( EA) sesungguhnya tidaklah perihal yang baru. Para trader forex juga telah memahami apalagi memakai robot trading semenjak sebagian tahun silam.

Maklum, EA memiliki kedudukan buat menolong trader dalam melaksanakan transaksi sebab dapat standby 24 jam sampai mengeliminasi emosi para trader dalam mengambil keputusan. Tetapi, sebab sebatas perlengkapan pembantu, seluruh pengaturan serta strategi trading senantiasa terdapat di tangan para trader.

Sayangnya, belum lama banyak orang yang tidak bertanggung jawab menggunakan ketidaktahuan warga dengan memperkenalkan robot trading abal- abal. Para penipu ini memiliki modus menjanjikan robot yang hendak melaksanakan trading untuk para penggunanya, sehingga pengguna cuma duduk manis. Apalagi, robot trading ini memiliki keahlian buat senantiasa profit.

Sehabis ditelusuri, robot trading abal- abal tersebut cuma sebatas skema baru money permainan ataupun ponzi. Akibat ketidaktahuan, banyak warga yang terjerumus pada investasi bodong serta kesimpulannya kehabisan uangnya ditipu oleh para industri penyedia robot trading abal- abal.

Sadar hendak perihal ini, pemerintah juga tidak tinggal diam. Kepala Biro Pembinaan serta Pengembangan Pasar Departemen Perdagangan Tirta Karma Sanjaya berkata kalau dikala ini grupnya tengah mempersiapkan ketentuan soal robot trading dalam transaksi Perdagangan Berjangka serta Komoditi( PBK).

“ Dari segi hukum, Indonesia memanglah telah mengendalikan aktivitas trading komoditi lewat Undang Undang PBK Nomor 10 Tahun 2011, tetapi memanglah belum masuk ke ketentuan pemakaian robot buat trading,” kata Tirta kepada Kontan. co. id, Selasa( 1/ 3).

Tirta mengatakan, ketentuan yang disiapkan ini cuma sebatas buat pemakaian robot trading pada ruang lingkup PBK. Buat pemakaian robot trading di instrumen saham, baginya telah diatur dalam peraturan perundang- undangan pasar modal.

Lebih lanjut, ia membeberkan robot trading yang telah eksisting semacam Tops Scalver FV, Scalpro, Yellowfree, serta sebagainya, sampai robot trading yang bisa jadi nantinya dibesarkan serta digunakan oleh pialang serta orang dagang berjangka komoditi dan orang dagang peninggalan kripto yang berizin Bappebti hendak masuk dalam ketentuan tersebut.

“ Pada prinsipnya ketentuan ini terbuat supaya pemakaian robot trading lebih gampang diawasi serta nyaman dalam penggunaannya di investasi PBK,” imbuhnya.

Tirta menarangkan, grupnya dikala ini mengedepankan 3 perihal dalam pendekatan pengaturan robot trading di Indonesia.

Awal, prinsip- prinsip yang wajib dipadati robot trading dalam aktivitas PBK merupakan robot trading selaku perlengkapan bantu para nasabah, wajib digunakan pada pialang berjangka yang berizin, tidak digunakan selaku aktivitas ilegal berkedok investasi, dan terdapat pengawasan serta penilaian terhadap pelakon usaha sah yang memakai robot trading.

Kedua, terdapatnya spesifikasi tertentu pada robot trading, antara lain memiliki transparansi algoritma, variabel dapat di input cocok dengan kemauan nasabah, bugs gratis, serta dibesarkan oleh industri yang memiliki legalitas serta integritas.

Ketiga, menetapkan ketentuan menimpa kriteria pengembang robot trading semacam memiliki legalitas yang dikeluarkan otoritas formal Indonesia, sediakan bimbingan sistem trading, membagikan pembaharuan algoritma secara periodik, sediakan layanan aftersales, sampai tidak menjanjikan profit tidak berubah- ubah( overpromised). 

Belum ada Komentar untuk "Pemerintah Terus Kaji Aturan Soal Robot Trading di Investasi PBK"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel